Kamis, 13 Oktober 2016

Risiko Demensia: Hati-Hati Jika Pening Setelah Bangun Tidur

Tags

Jakarta, Terasa pening setelah bangun tidur wajar ditemukan terhadap mereka yg berumur paruh usia atau lansia. penyigian terkini menyiah keterkaitan pertanda ini bersama upah demensia.

Pening waktu bangun mulai sejak sila atau rebahan rata-rata disebabkan oleh penurunan tindihan darah dengan cara mendadak yg dinamakan 'orthostatic hypotension'. keadaan ini sepatutnya alamiah terjadi.

Namun bersumber buatan pemaparan yg dilakukan Arfan Ikram dan Frank Wolters alamat Erasmus Medical Center kepada data yg dipunyai 6.000-an responden di Belanda selagi 24 th, ditemukan kebenaran bahwa mereka yg menemukan 'orthostatic hypotension' berisiko 15 % lebih akbar guna menderita demensia, termasuk juga permasalahan Alzheimer.

Peneliti berpendapat keadaan ini sudah bahari didapati sanggup mengundang penurunan falsafah darah ke otak, walau hanya sekejap saja. melainkan studi diawal mulanya menyampaikan penurunan falsafah darah ke otak asal ketika ke dikala bagi lansia sanggup memelawa disfungsi otak.

Foto: detik.com
Hal inilah yg setelah itu mendorong peneliti bagi berspekulasi bahwa 'episode sebentar penurunan tindihan darah dengan cara mendadak sanggup menjadikan hipoksia cacat( oksigen) dgn dampak yg amat sangat merugikan kepada jaringan otak'.

Namun peneliti terus memfokuskan, keterkaitan ini bukan berarti penurunan tindihan darah dengan cara mendadak sanggup mengatur demensia. lantaran permulaan studi ini dilaporkan sebahagian akbar responden yg setelah itu menemukan demensia tak menemukan 'orthostatic hypotension'.

Menanggapi studi ini, Dr Gisele Wolf-Klein, jauhari geriatri berasal Northwell Health, Great Neck, New York menyampaikan sekian banyak studi diawal mulanya memang lah memperlihatkan bahwa tindihan darah diastolik yg terlampaui cela mampu menciptakan daya ingat, paling utama terhadap mereka yg mempunyai riwayat darah tinggi di umur paruh umur. biarpun begitu, apik tindihan darah tinggi ataupun kenistaan sama-sama berkenaan dgn penurunan kesehatan otak.

"Jadi tanggungan dokter dan orang sakit yaitu tentukan keadilan tindihan darah diwaktu kontrol," timpalnya.

Seperti lazim tiap kali pesakit meraup pening waktu berdiri atau bangun berasal tidur, butuh dilakukan prediksi kepada riwayat medis penderita dengan cara bulat, berikut bermacam macam perihal yg mampu berjalan bersamaan dgn keadaan termasuk, pesannya.

Dengan demikian seandainya memang lah ada komplikasi yg mampu unjuk buat penanggung darah tinggi, sehingga keadaan ini bisa diantisipasi sejak dini. tidak cuma demensia, seandainya memang lah ada, melainkan tengah komplikasi yang lain.


EmoticonEmoticon